Kemerdekaan RI dan Ramadhan

  • Mengenang Kemerdekaan RI

Hari Kemerdekaan RI adalah hari dimana masa kita mengenang jasa para pahlaawan disaat membela tanah air kita, dan kita harus bisa menjaga kemerdekaan negara kita dengan sebaik-baiknya dan jangan sampai kita mengecewakan jasa para pahlawan yang telah berjuang memperebutkan bangsa Indonesia ini dari tangan para penjajah yang kejam yang tidak memiliki hati yang telah menyiksa dan mengganiaya orang indonesia itu sendiri sebagai tuan rumah dinegaranya sendiri. Disetiap hari Kemerdekaan biasanya orang seluruh orang Indonesia mengadakan upacara pengibaran bendera dan penurunan bendera jikalau hari sudah mulai sore, dan biasanya orang Indonesia mengadakan berbagai macam perlombaan yang membuat semua orang menjadi senang dan perlombaan. Dimana perlombaan tersebut bisa menjadi inspirasi pada diri kita bahwa untuk memenangkan perlombaan kita harus berusaha dan bekerjasama dalam tim agar kita menjadi pemenang, dan itu pun mengingatkan kita terhadap perjuangan para pahlawan kita dulu.

 Bulan Ramadhan Yang Penuh Rahmat dan Ampunan

Bulan ramadhan adalah bulan yang selalu dinantikan oleh semua umat muslim didunia, karena dibulan ini Allah SWT memberikan rahmat dan ampunan yang tiada tara, dan di bulan ini Insa Allah semua doa kita akan dikabul oleh Allah SWT jikalau kita berdoa dan memohon kepada Allah SWT dengan sungguh-sungguh. Dan bulan ramadhan adalah bulan yang sangat indah karena dibulan ini kita bisa menahan diri dari hawa nafsu dan amarah kita.

 

  • Kemerdekaan RI di bulan Ramadhan 

Kemerdekaan RI pada bulan ramadhan pernah kita rasakan sebelumnya, sebelum sekarang. Dan dihari Kemerdekaan RI dibulan ramadhan ini kita tidak bisa melakukan perlombaan-perlombaan seperti yang sering dilakukan oleh orang indonesian di dunia, karena merayakan kemerdekaan dibulan ramadhan dengan melakukan perlombaan takut membuat kita batal puasanya atau puasa kita menjadi tidak sempurna, karena mungkin kita akan merasa lelah setelah melaksanakan perlombaan-perlombaan tersebut dan puasa kita menjadi tidak kuat dan akhirnya puasa kita menjadi batal. Tapi tidak dilarang dibulan Ramadhan ini kita melaksanakan perlombaan seperti biasa tapi dengan syarat puasa kita tidak terganggu, karena kita harus ingat inti puasa yaitu menahan hawa nafsu (makanan, minuman, mata, tangan, penglihatan, hati, dan pikiran) kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s